3 Hari di Busan: Pantai, Pasar & Pemandangan Pesisir
Rute praktis untuk pemula yang dikelompokkan berdasarkan lingkungan, mulai dari gang-gang penuh warna dan pasar makanan laut hingga Haeundae, Gwangalli, dan tebing laut.
Pesan Tur dengan Panduan Ini
Rencanakan tur khusus Anda berdasarkan rencana perjalanan ini dengan panduan ini melalui obrolan 1:1.
Hari 1: Gamcheon, Nampo & Wisata Kuliner Pasar
Mulai dari bagian tengah-barat Busan dengan mural desa, pasar makanan laut, jajanan kaki lima, dan sudut pandang sore hari.
Desa Budaya Gamcheon, Busan
Bermula sebagai tempat penampungan pengungsi Perang Korea pada tahun 1950-an, Desa Budaya Gamcheon melestarikan sejarah Busan. Rumah-rumah bertingkat di lereng gunung dan lorong labirin menciptakan lanskap yang unik. Melalui proyek peremajaan kota yang artistik, desa ini kini menjadi objek wisata populer dengan 1,85 juta pengunjung per tahun dan dijuluki sebagai 'Machu Picchu-nya Korea'. Pada tahun 2016, tempat ini memenangkan Penghargaan Presiden dalam Korea Spatial Culture Awards. Pengunjung dapat menikmati pemandangan indah, karya seni di setiap sudut lorong, serta mengikuti lokakarya kerajinan tangan oleh para seniman lokal.
부산 자갈치시장
BIFF 광장
부평깡통시장
Menara Busan
Terletak di Taman Yongdusan, menara setinggi 120 meter ini menawarkan pemandangan panorama Pelabuhan Busan, Jembatan Gwangandaegyo, dan area Nampo-dong. Tempat ini sangat populer karena pemandangan malamnya yang indah. Di dalamnya terdapat ruang pameran, acara budaya, fasilitas permainan bertema, dan area foto. Di sekitar menara juga terdapat banyak pusat kuliner dan museum yang menarik untuk dikunjungi.
Hari 2: Pesisir Haeundae & Pemandangan Malam Gwangalli
Fokus pada pesisir timur, padukan kunjungan ke kuil tepi laut, jalan santai di Haeundae, Blue Line, dan Gwangalli saat malam hari.
해동용궁사
Pulau Dongbaek Haeundae
Dahulu terpisah, Pulau Dongbaek kini terhubung ke daratan akibat sedimentasi selama bertahun-tahun, namun namanya tetap dipertahankan sebagai pengingat sejarah geografisnya. Tempat yang dikagumi oleh penyair dan cendekiawan masa lalu ini menawarkan keindahan alam perpaduan hutan dan laut. Kini, jalur jalan kaki yang mengelilingi pulau menjadi favorit warga setempat. Anda dapat menemukan jejak sejarah seperti prasasti dan patung Choi Chi-won, Patung Putri Duyung dari legenda Putri Hwangok, serta Nurimaru APEC House. Dari pulau ini, pengunjung bisa menikmati pemandangan ikonik Busan, termasuk Bukit Dalmaji, Jembatan Gwangan, dan Pulau Oryukdo. Sesuai namanya, pulau ini tetap dihiasi bunga kamelia merah yang mekar dari musim dingin hingga musim semi, menciptakan suasana yang menawan.
Geumsubokguk Haeundae Main Branch
Geumsubokguk adalah restoran spesialis ikan buntal yang terletak di Jung-dong, Haeundae-gu, Busan. Restoran ini terpilih sebagai 'Michelin Selected Restaurant' dalam Michelin Guide 2024 dan menggunakan bahan-bahan segar serta saus buatan sendiri. Berdiri sejak tahun 1970, restoran ini memiliki sejarah lebih dari 50 tahun. Anda bisa memesan sup ikan buntal dengan memilih salah satu dari empat jenis ikan buntal yang menawarkan rasa dan tekstur berbeda. Menu yang tersedia antara lain bokjorim (ikan buntal rebus), sup ikan buntal eunbok, milbok, dan kkachibok. Tersedia pula set pasangan yang memungkinkan Anda mencicipi salad kulit ikan buntal dan ikan buntal goreng sekaligus.
Pantai Gwangalli
Terletak di Suyeong-gu, Busan, Pantai Gwangalli dikenal karena airnya yang jernih dan pasir yang lembut. Destinasi populer di musim panas ini terkenal dengan pemandangan malam Jembatan Gwangandaegyo yang memukau. Pengunjung dapat menikmati olahraga air serta berbagai kafe dan restoran di sekitarnya. Lokasinya yang mudah diakses dari pusat kota menjadikannya tempat wisata yang wajib dikunjungi oleh keluarga, teman, dan pasangan.
Hari 3: Tebing Yeongdo, Oryukdo & Pamitan di Pantai
Gunakan hari terakhir untuk melihat pemandangan laut di sekitar Yeongdo dan Nam-gu dengan ritme yang santai sebelum meninggalkan Busan.
흰여울문화마을
태종대
Oryukdo Skywalk
Terletak di atas tebing pantai setinggi 35m, Oryukdo Skywalk adalah jembatan kaca berbentuk tapal kuda sepanjang 15m. Menggunakan kaca anti peluru berkekuatan tinggi, jembatan ini menawarkan pemandangan ombak yang menghantam tebing di bawah kaki Anda. Ini adalah tempat berfoto populer dan lokasi terdekat untuk melihat Pulau Tsushima saat cuaca cerah.
오륙도 (부산 국가지질공원)
Pantai Songdo, Busan
Berlokasi 3km dari Pasar Jagalchi, Pantai Songdo adalah pantai pertama di Busan yang dibuka pada tahun 1913. Setelah renovasi besar-besaran, tempat ini kini menjadi taman tepi pantai dengan area pasir yang luas dan air mancur. Di sekitar area ini terdapat Taman Amnam, Memorial Ibu Kota Sementara, serta berbagai fasilitas pendukung seperti jalur pejalan kaki dan restoran.